Heboh! Kelompok Indohaxsec Klaim Bocorkan Jutaan Data Warga Israel, Sebagai Bentuk Solidaritas Iran dan Palestina
Dalam unggahan yang beredar, kelompok tersebut mengaku berhasil mengakses data yang disebut berasal dari sistem hasil pemilu di Israel. Mereka menyebut jumlah data yang berhasil diperoleh mencapai jutaan entri, dengan ukuran file hingga beberapa gigabyte.
Lebih lanjut, Indohaxsec menyatakan bahwa aksi peretasan ini merupakan bentuk solidaritas terhadap Iran dan Palestina di tengah konflik yang masih berlangsung di kawasan Timur Tengah. Narasi tersebut semakin memperkuat dugaan bahwa serangan ini tidak hanya bermotif teknis, tetapi juga politis.
Namun demikian, hingga saat ini klaim tersebut belum dapat diverifikasi secara independen. Belum ada pernyataan resmi dari pihak otoritas Israel terkait kebenaran kebocoran data tersebut. Sejumlah pakar keamanan siber juga mengingatkan bahwa klaim seperti ini sering kali digunakan sebagai bagian dari propaganda digital.
Fenomena kebocoran data atau hack and leak memang semakin sering terjadi dalam beberapa tahun terakhir, terutama dalam konflik geopolitik. Serangan siber kini menjadi salah satu alat yang digunakan untuk menunjukkan kekuatan, menyebarkan pengaruh, hingga memicu ketegangan antar negara.
Masyarakat diimbau untuk tetap bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Selain berpotensi hoaks, penyebaran data pribadi tanpa izin juga dapat menimbulkan dampak hukum dan pelanggaran privasi.

Komentar
Posting Komentar